31 Maret 2026 - Pada hari Selasa, 31 Maret 2026, MIS Veteran RI Kandris mengadakan kegiatan bimbingan teknis dengan menghadirkan Ibu Herda Novita Irmayanti, M. Pd (Dosen STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong) dan berkolaborasi dengan Pengawas Madrasah yaitu Bapak H. Abdul Haris, M.Pd sebagai pemateri. Kegiatan ini merupakan bentuk pemenuhan undangan dari pihak Madrasah dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dalam proses belajar mengajar khususnya penyusunan perangkat pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Kegiatan ini bertemakan “Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta” dengan peserta seluruh guru MIS Veteran RI Kandris. Kegiatan terlaksana dengan lancar dan antusias guru sangat bersemangat. Materi yang disampaikan menekankan bahwa guru harus memahami makna kurikulum merdeka berbasis cinta atau disebut juga kurikulum pancacinta.
Dalam penyampaiannya, Ibu Herda Novita Irmayanti, M.Pd menjelaskan bahwa perubahan kurikulum ini menunjukkan pergeseran fokus dari penataan materi dan instruksi ke arah pembelajaran aktif, berbasis proses, dan berorientasi pada kompetensi. Beliau mengatakan bahwa Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta (KBC) adalah sebuah pendekatan pendidikan yang menekankan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan toleransi dalam proses pembelajaran. KBC bertujuan untuk membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, empati, dan peduli terhadap lingkungan dan sesama . Sedangkan yang menjadi Fokus utama KBC adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman, toleran, dan mendukung perkembangan holistik siswa. Kegiatan berlangsung interaktif, di mana guru turut aktif bertanya dan diadakan praktik langsung pembuatan rancangan pembelajaran. Melalui kegiatan ini, ada Lima Pilar Utama KBC atau kurikulum pancacinta yang harus difahami oleh guru yaitu pertama, Cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk Menumbuhkan spiritualitas dan ketakwaan sebagai fondasi moral. Kedua, Cinta kepada Diri Sendiri untuk Menghargai diri sendiri dan mengembangkan empati. Ketiga, Cinta kepada Sesama bertujuan untuk Membangun hubungan yang sehat dan toleran dengan orang lain. Keempat, Cinta kepada Ilmu Pengetahuan untuk Mendorong rasa ingin tahu dan semangat belajar dan kelima, Cinta kepada Lingkungan untuk Menumbuhkan kesadaran ekologis dan tanggung jawab terhadap alam. Kegiatan ini juga menjadi wujud aktualisasi bagi guru dalam penyusunan rancangan pembelajaran.
Dokumentasi kegiatan => klik disini



Leave a Reply